Ticker

6/recent/ticker-posts

Acara Pelatihan P3K Gawat Darurat ditutup dengan Penyerahan Sertifikat Simbolik dari Sekjen Grha Putih kepada Ketua Umum ASSBI


JAKARTA || grhaputih.com
ASSBI (asosiasi sekolah sepak bola Indonesia) mulai 
Tgl 14-17 Juli akan menggelar acara festival sepakbola yg ke VII , di lapangan bola Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Ketua Umum ASSBI, Amarta Imron, menjelaskan “Seperti festival-festival sebelumnya, secara rutin kami selalu mendapat dukungan legalitas dari Kemenpora Deputi III, Pembudayaan Olahraga. “

“Kami memanfaatkan masa liburan sekolah anak-anak, agar tidak mengganggu kegiatan sekolah mereka. Selain kegiatan lomba sepak bola untuk Anak, Para pelatih/ coach juga berkesempatan untuk mendapat beberapa pelatihan yang tentunya akan bermanfaat untuk aktifitas mereka di kemudian hari, antaralain 1. Management klas (lapangan), 2. Pengetahuan Parenting, serta 3. Pelatihan dasar P3K, khususnya penanganan kecelakaan di lapangan bola, yang dipimpin langsung oleh ahli kesehatan Depkes, DR. jusuf Kristianto, MM.,MHA.,MQIH.,Ph.D dan tim lengkapnya,” tambah Amarta yang biasa dipanggil Tata.

Setelah beberapa tahun absen karena Pandemi Vovid-19, ternyata kali ini Festival ASSBI VII diikuti beberapa SSB , yang total diikuti oleh 530 anak dari Propinsi
 1. Dki Jakarta
 2. Jabar 
 3. Jateng 
 4. Jatim 
 5. Bali
 6. Lampung 
 7. Banten
 8. Bengkulu

“Hanya saja karena ini adalah yang pertama kalinya dimulai lagi, maka kami kesulitan untuk
Mendapatkan sponsor, sehingga kami secara mandiri berusaha agar program ini tetap berjalan sesuai rencana tanpa ada dukungan dana dari sponsor, semoga dengan suksesnya acara nanti, di Festival tahun-tahun mendatang, para sponsor tidak akan ragu lagi mendukung acara ini, yang tentunya sangat penting bagi masa depan persepakbolaan tanah air,” jelas Tata mengakhiri interview dengan media.

Grha Putih dalam event ini, mendukung acara dengan menyiapkan ambulance, sopir, 3 nakes, dan beberapa tim pendukung dari seksi kesehatan dan pengabdian masyarakat.

Tenike Marfinosa, SKM, Humas Grha Putih saat diwawancarai menjelaskan “ketika dihubungi oleh Ketua Umum ASSBi untuk menyiapkan dukungan medis untuk acara, kami langsung menanggapi dengan positif, mengingat acara seperti ini sudah seharusnya didukung, ambulance dan tenaga medis yang stand by di lokasi memang sangat diperlukan, bilamana ada emergency dalam pertandingan. Kami juga segera mempersiapka. Perlengkapan standar bilamana ada yang mengalami cedera dan lain-lain. Oleh karenanya kami siapkan beberapa nakes dari perawat IGD, yang memang sdh terbisa menangani keadaaan darurat.”

“Selain dukungan medis untuk Emergency, kami juga bersama ketua seksi kesehatan, DR Jusuf, atas permintaan ketua umum ASSBi, juga mendukung dilakukannya pelatihan P3K bagi para pelatih, sehingga di event2 mendatang, bilamana terjadi hal emergency ringan, para coach dapat menangani secara mandiri,” tutup Tenike di akhir wawancara.

Posting Komentar

0 Komentar