Ticker

6/recent/ticker-posts

Tekan Angka Stunting, Ganjar Tinjau Pelaksanaan Posyandu di Desa Kracak

JAKARTA || grhaputih.com

Dikutip dari harianmerdeka.id - ekan angka Stunting, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau secara langsung pelaksanaan posyandu tingkat desa di Kabupaten Banyumas, Rabu (26/07).

Dalam kunjungannya itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menuju ke lokasi posyandu Putra Lestari 2 Desa Kracak, Kecamatan Aibarang untuk ikut menimbang berat balita bernama Ellen Mecca. Dengan ramah, Ganjar ikut menenangkan seorang balita yang berada di atas alat timbang.

“Ini kita tidak boleh berhenti penanganan stunting, dan memperhatikan ibu hamil. Maka ini bagus, ada senam ibu hamil, penjelasan pada ibu hamil yang baru. Mesti periksa setidaknya enam kali selama masa kehamilan. Terus asupan gizinya, suaminya mesti ngantar. Ini cara yang bagus,” ujar Ganjar.

Ia mengapresiasi pelaksanaan Posyandu di Desa Kracak, karena antusiasme kader kesehatan dan ibu-ibu yang terlibat. Selain itu, angka stunting di desa tersebut nol persen.

“Tadi saya melihat ada yang diperiksa ibu-ibu kumpul berapa, dan yang stunting nol. Maka perhatian para kader kesehatan bagus sekali, bidan desa hebat. Dan, dokter puskesmas serta kades bagus,” puji Ganjar.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan sejak dini. Edukasi itu bisa dilakukan, di antaranya pada perempuan yang belum menikah, ibu hamil baru, dan calon suami serta keluarga. Hal ini agar masyarakat mengerti dan paham, bagaimana mempersiapkan kehamilan yang baik, untuk mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.

“Sehingga kita bisa mencegah (stunting) sejak dari dini. Mereka diajari, yang belum nikah diajari, yang perempuan diperiksa, ada lingkar lengan (atas) dan lainnya. Terus cowoknya merokok tidak, bagaimana kondisi kesehatannya sehingga betul-betul siap,” terangnya.

Ganjar menegaskan, tinjauan langsung yang dilakukannya, untuk memastikan pelaksanaan pencegahan stunting berjalan secara maksimal.

“Dalam pertemuan seperti ini kita bisa mengedukasi banyak hal, soal perkawinan, stunting, termasuk KB. Inilah intensitas untuk menurunkan angka stunting,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah dua periode juga memberikan bantuan antropometri kit, alat untuk menilai ukuran, proporsi, dan komposisi tubuh manusia.

Pada 2023 telah disiapkan anggaran Rp4 miliar untuk pengadaan antropometri kit, yang disalurkan ke sejumlah desa di Jawa Tengah. Di Kabupaten Banyumas ada 20 desa yang menerima bantuan tersebut.

Sementara Lis Pujianti, ibu kandung Ellen Mecca mengatakan, dia senang bisa bertemu langsung dengan gubernur saat posyandu. Baginya, apa yang dilakukan Ganjar merupakan bentuk kepedulian pemimpin terhadap masyarakat terutama keberlangsungan generasi penerus.

“Senang, tadi anak saya digendong sama Pak Ganjar. Ya, Pak Ganjar sangat peduli kepada anak-anak,” tandasnya.(gp/tim) 





Posting Komentar

0 Komentar