Ticker

6/recent/ticker-posts

Terbongkar Semuanya! Panji Gumilang Ketahuan Beli 145 Hektar Tanah di Pulau Galang, Batam Buat Persiapan…

JAKARTA || grhaputih.com

Dikutip dari OperaNews - Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang kembali bikin heboh. Pria 76 tahun itu diketahui telah membeli tanah yang cukup luas di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Tak tanggung-tanggung,  total luas tanah yang dibeli mencapai 145 hektar.

Panji Gumilang telah mengakui hal itu lewat pernyataan resminya yang disampaikan lewat sebuah video yang kini beredar luas di internet. Salah satu yang membagikan video tersebut adalah saluran  YouTube Indonesia Must Be Strong.

“Hari ini saya mengitari lahan yang kemarin sore sudah ditransaksikan sebanyak 145 hektar. Jadi luasnya 145 hektar. Sudah diuang muka sedikit, tahapan penyelesaiannya selama tiga kali pembayaran,” kata Panji Gumilang dalam video tersebut dilansir Populis.id Selasa (25/7/2023).

Panji melanjutkan, lahan yang ia beli dari seorang warga bernama Rudi itu bakal dipakai untuk berbagai kegiatan. Salah satunya adalah pertanian yang bakal digarap di atas lahan seluas 20 hektar.

“Kita berada di penghujung Pulau Galang, kurang lebih 20 kilometer dari titik nol. Tempat ini, pekan lalu sudah kita bebaskan dari pemilik awalnya Bapak Rudi, dari sejak dini kita harap tempat ini digunakan separuh untuk pertanian, separuh untuk bukit perkebunan dan di bawah nanti untuk galangan kapal,” sambungnya.

Adapun tanah tersebut ditulis sebagai milik Lembaga Kesejahteraan Masjid (LKM) Masjid Rahmatan Lil’alamin Indonesia.

Selain membuat pertanian, Panji mengatakan juga akan membuat galangan kapal di ujung pulau untuk menampung kapal besar yang saat ini proses pengerjaannya masih berlangsung.

“Di penghujung pantai ada sedikit mangrove, tapi mangrove yang sudah tidak produktif. Di situlah nanti akan kita buat Pelabuhan atau galangan kapal, kita rencanakan kapal-kapal kita yang datang dari Jawa nanti berlabuh di sini. Adapun, menyangkut perizinan, dia mengatakan sedang diurus agar sesuai dengan peraturan yang berlaku di tempat tersebut.

“Sedang kita persiapkan perizinan untuk kemungkinan kita membuat galangan kapal di sini,” pungkasnya.(gp/tim) 


Posting Komentar

0 Komentar