Ticker

6/recent/ticker-posts

TRUST

Kolom A. Najib
logistik Grha Putih

TRUST

Pada tanggal 19 Juli lalu kita dikejutkan berita manajemen Bakso Afung gerai bandara Ngurah Rai menghancurkan semua peralatan makanannya dan mengganti semuanya dengan yang baru, setelah aksi seorang selebgram memamerkan diri makan bakso campur kerupuk kulit babi yang dia bawa sendiri dari luar. 

Seorang teman saya yang juga seorang ustadz berkomentar, apa tidak berlebihan aksi itu. Soalnya dalam agama (Islam) benda maupun tubuh manusia yang terkena najis dari unsur binatang haram cukup dicuci dengan pasir dan digosok tujuh kali, setelah itu bilas. Selesai. Tanpa harus membuang atau memecahkan barang nya. Apalagi semua yang disitu. Kan tidak semua piring, mangkok dll itu tersentuh kerupuk kulit babi tadi. 

Agama dalam ranah privat memang bisa seperti itu. Karena pada prinsipnya agama tidak ingin membebani umatnya dengan hal hal yang menyulitkan. Agama itu mudah. Yang bikin susah itu pikiran umat nya yang sering aneh dan nyeleneh. 

Dalam ruang privat jika ada kejadian serupa, mungkin bisa kita lakukan seperti yang dikatakan ustadz teman saya tadi. Tapi Bakso Afung adalah ruang publik, entitas bisnis yang butuh kepercayaan (trust), terutama pada konsumennya dan semua entitas lain yang terkait dengannya, seperti lembaga yang memberi sertifikasi halal. 

Tapi mengapa harus semua alat makannya, toh masalah "kecolongan" masuknya produk non halal ke gerainya hanya karena ketidak-sengajaan, dan sama sekali tidak terkait langsung dengan produk maupun proses produksinya? 

Disinilah masalahnya. Konsumen muslim Indonesia itu sangat sensitif dengan isu daging babi. Sebuah produk akan langsung flop pemasarannya jika terindikasi mengandung babi, meski itu hanya rumor. Tanpa harus menunggu fatwa ulama maupun seruan boikot dari ormas tertentu. Keduanya terbukti tidak pernah mempan. Hanya isu babi yang paling mempan untuk menghentikan laju distribusi sebuah produk, utamanya produk makanan. 

Jelas, manajemen Bakso Afung tidak mau ambil resiko. Sebab apabila dia hanya melakukan pensucian seperti syariat agama tadi, secara publik masih akan menyisakan zona abu abu. Publik pasti bertanya, apa benar benda yang dicuci itu yang terkena serpihan kerupuk kulit babi tadi? Dan mungkin akan datang sekian banyak pertanyaan lain yang ujung ujungnya hanya akan menghancurkan TRUST dan akan menghancurkan keseluruhan bisnis Bakso Afung yang gerainya sudah tersebar hingga mungkin sudah ratusan. 

Begitulah TRUST itu tidak bisa dibangun di atas zona abu abu. TRUST itu harus tegak lurus hitam putih. 

Karena itu, masihkan kita perlu mempertimbangkan calon pemimpin yang belum jelas visi dan arah kepemimpinannya kedepan? Calon pemimpin yang jelas jelas akan mengganti arah dan jalan yang sudah dibangun pemimpin saat ini hanya dengan JANJI yang katanya akan lebih baik tapi tanpa bukti? Yang seperti ini jelas belum layak dapat TRUST karena tidak tegak lurus hitam putih. 

Ayo gas poll kita dukung yang jelas tegak lurus hitam putih saja. Karena tujuan dan jalannya sudah jelas. Kita sudah melangkah. Jangan berbalik ke arah yang tidak kita tahu tujuannya akan kemana.

Posting Komentar

0 Komentar