Ticker

6/recent/ticker-posts

Rawon, Kolom: A Najib

Kolom : A. Najib

Rawon itu kuliner asli Jawa Timur. Tidak seperti kuliner yg banyak kita kenal di negeri ini yg umumnya mendapat pengaruh India, Arab dan Cina.. Rawon adalah ciptaan chef istana Majapahit yg menggabungkan unsur rempah terbaik Nusantara yg berada dalam naungan politik Majapahit dibawah Sumpah Palapa Adipatih Gajah Mada.. 

Dibuat dari daging RAWIS, bagian atas paha sapi yg dalam satu ekor sapi konon hanya ada 10 kg saja. Tekstur RAWIS ini lembut tapi tidak mudah hancur jika lama dimasak. 

RAWIS dipadukan racikan rempah terbaik Nusantara plus rempah ajaib yang bernama kluweg. Racikan rempah ini adalah empon empon. Dalam tradisi Jawa, empon empon ini juga bisa jadi jamu. Ada unsur medis sebenarnya dalam kuah rawon. Makanya makan rawon itu bikin sehat.. 

Gabungan lezat antara rawis dan empon ini kemudian kita kenal dengan nama Rawon. 

Seiring perkembangannya, rawon "turun" ke kalangan biasa. Terjadi modifikasi terutama bahan dasar rawis yg mahal diganti dengan daging sapi lain yg lebih terjangkau rakyat. Muncul rawon sandung lamur, rawon iga, bahkan rawon dengkul.. 

Ada beragam rawon dengan ragam cita rasa yg tergantung dari cita rasa wilayah masing masing. Di Jatim bagian selatan, rawon cenderung manis dan diberi condiments berupa sambal. Tapi di bagian Utara Jatim, rawon cenderung pedas dan tanpa tambahan sambal lagi dalam penyajiannya. Di kawasan Surabaya Timur ada depot yang memberi improvisasi rawon dengan bumbu yg cenderung merah. Nama rawon abang.. Selanjutnya rawon berkembang terus dengan ragam kekhasan kreatornya. Mulai rawon nguling, rawon karburator, hingga rawon setan.. 

Menarik. Ternyata belakangan ini setan sudah merasuki wilayah kuliner kita seperti sambal setan, kerupuk setan, bakso setan.. apakah ini ciri bahwa bangsa kita sedang kesetanan,??

Posting Komentar

0 Komentar